Rabu, 12 September 2012

Roket Vs Balon Udara

Setelah meninggalnya Astronot pertama yang menginjakkan kaki di bulan dengan pesawat Apollo XI. Sentak terpikir olehku, kenapa astronout lebih memilih menggunakan pesawat roket ya daripada balon udara? kan keduanya sama-sama bisa terbang ke atas..

Hmm,, mungkin ini terdengar konyol dan sedikit aneh, tapi aku pengen tau aja alasannya para astronout..
Ternyata....
keduanya memang mempunyai persamaan,, Tapi mereka juga punya perbedaan...
Persamaannya,, roket dan balon udara,,, sama-sama bisa terbang.. Hanya saja,, agar balon dapat terbang ke atas, massa jenis balon harus lebih ringan dari massa jenis udara. Makin keatas, massa jenis udara makin kecil. Pada ketinggian 30 km, massa jenis udara sama dengan massa jenis balon gas, sehingga balon gas tidak dapat terbang pada ketinggian lebih dari 30 Km. Oleh karena itu, balon gas tidak digunakan oleh astronot untuk menjelajah dunia....Sedangkan roket, desain roket sudah diperhitungkan dan dipertimbangkan dengan sebaik-baiknya, dan suhu roket pun berbeda dengan suhu sekitar, sehingga masih bisa digunakan untuk terbang lebih tinggi lagi.



Oleh karena itu, para astronout lebih memilih menggunakan pesawat roket daripada balon udara untuk jelajah dunia....
wow.....

Minggu, 09 September 2012

Air Laut Asin... why ??

Kalo flash back saat aku masih sekolah dulu, aku inget banget sama pertanyaan dari guruQ.. Beliau bertanya, "Kenapa air Laut rasanya asin?". 
Sepintas aku pun menjawab dengan pede tapi salah,, "karena kena lidah bu, coba kena mata pasti rasanya perih." 
Alhasil karena itu aku disuru mencari alasan secara logis oleh bu guru.
dan inilah yang aku temukan..

Pada dasarnya rasa asin pada air laut berasal dari daratan. How do u know ? Check this out..
Pada saat terjadi hujan, air akan meresap ke dalam tanah dan sedikit demi sedikit akan  keluar lagi melalui sungai dan kembali ke laut. Nah, pada saat si air melakukan perjalanan menuju laut. Air dari daratan tersebut  juga membawa garam-garam mineral sehingga laut dipenuhi garam-garam mineral.

Laut mempunyai permukaan yang sangat luas, sehingga faktor penguapannya pun cukup besar. Akibatnya, pada saat air laut menguap, yang menguap hanyalah air (H2O) sedangkan garam-garam mineralnya tetep stay disitu (bersama air laut). Alhasil, air laut rasanya asin.


Kadar keasinan air laut juga dipengaruhi oleh suhu. Semakin panas suatu daerah, maka air lautnya semakin asin. Begitu pula sebaliknya.

Next, kenapa air danau yang sama-sama dari daratan rasanya ga asin ? 
Karena permukaan danau tidak terlalu luas, sehingga penguapannya pun tidak terlalu besar. Masih terjadi keseimbangan antara air yang masuk ke danau dan air yang menguap. Selain itu juga karena sumber mineral danau terbatas, sedangkan sumber mineral laut luas, dari berbagai penjuru ada.